Labels

Tampilkan postingan dengan label Arena Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arena Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juli 2011

Aneh , Darah Haid, Bisa Obati Penyakit Jantung?


Sebuah studi baru yang dilakukan ilmuwan Jepang mengungkapkan, darah haid bisa memberikan harapan baru bagi pengobatan jantung. Benarkah?

Para ahli penyakit jantung dari Fakultas Kedokteran Universitas Keio Jepang berhasil menemukan fakta menarik. Mereka berhasil mengembangkan sel-sel punca (stem cell) atau sel induk dari darah menstruasi untuk mengobati gangguan jantung.

Berdasarkan pada penelitiannya, ilmuwan Jepang menggunakan sampel darah haid dari sembilan responden wanita. Sampel darah ini kemudian dikembangkan selama sekitar satu bulan di laboratorium universitas tersebut.

Awalnya, sekitar 20% sel-sel mulai saling menyerang secara spontan setelah tiga hari dikumpulkan dalam kultur in vitro bersama sel-sel dari jantung tikus. Sel-sel darah haid ini akhirnya membentuk lembaran jaringan mirip jaringan otot jantung.

"Rata-rata kesuksessannya 100 kali lebih tinggi dibanding 0,2 hingga 0,3 persen sel punca yang diambil dari tulang manusia," ujar salah seorang ilmuwan, Shunichiro Miyoshi.

Hasil penelitian, lanjut Miyoshi, menunjukkan bahwa seekor tikus yang mengalami serangan jantung ternyata membaik kondisinya setelah menerima sel-sel yang dihasilkan dari darah haid.

"Dalam waktu dekat, mungkin akan tercipta sebuah sistem yang akan memudahkan para wanita menggunakannya untuk pengobatan mereka sendiri," jelasnya.

Miyoshi menjelaskan, dengan menggunakan darah dari tubuh sendiri akan dapat memecahkan masalah besar dari penggunaan sel-sel ini, yaitu sistem kekebalan tubuh yang seringkali menolak kehadiran sel.

"Darah haid dapat digunakan untuk membangun persediaan dari sel-sel yang memiliki keragaman protein pengenal kecocokan jaringan atau human leukocyte antigen (HLA), yang juga bagian penting dari sistem kekebalan tubuh manusia," jelasnya.

"Sel-sel ini dapat disimpan untuk waktu lama di dalam sebuah tabung seukuran jari tangan, dan dapat pula dikembangkan sesuai keperluan," tegasnya.

Sel punca dipertimbangkan sebagai kunci karena sel ini dapat dikembangkan menjadi berbagai jenis sel. Sel punca juga berpotensi besar membantu memperbaiki sel-sel yang rusak, jaringan, bahkan organ tubuh sekalipun.

Dalam pengertian yang tepat, lanjut Miyoshi, sel-sel ikat atau penghubung tersebut yang dipanen dari darah haid atau menstruasi, tidak bisa otomoatis disebut sel-sel induk (sel punca) yang bisa berubah menjadi beragam tipe sel di dalam tubuh.

"Tetapi, mereka memiliki potensi yang tinggi untuk berkembang menjadi sel otot, dengan mengarahkan darah secara tepat pada waktu dipakai untuk mengobati penyakit di dalam otot-otot yang menyusut," pungkasnya.

sumber
________

Sabtu, 02 Juli 2011

5 Alasan Makanan Rumahan Lebih Baik

5 Alasan Makanan Rumahan Lebih Baik
Dengan kesibukan kerja yang semakin padat, kita cenderung akan kekurangan waktu untuk memasak. Akibatnya, makanan kemasan atau jajan di resto cepat saji menjadi pilihan. Karena terbiasa jajan di luar, akhirnya kita jadi melupakan esensi dari makanan rumahan.
Gaya hidup cepat saji inilah yang membuat Carlo Petrini pada pertengahan '80-an meluncurkan Slow Movement. Saat itu ia memprotes pembukaan sebuah resto cepat saji di Roma. Makanan cepat saji dianggapnya tidak menghargai kehidupan, dan tentunya juga makanan yang bermutu. Gerakan slow food yang diusungnya mendorong kita untuk memasak sendiri makanan kita, dan menikmati setiap suapannya.
"Memasak makanan secara tradisional merupakan suatu tindakan cinta," katanya pada harian The Independent. Memasak sendiri dianggap lebih menghargai kehidupan, karena kita juga tidak menuntut segala sesuatu terjadi secara instan, seperti yang terjadi di resto cepat saji.
Petrini juga menunjukkan, ada lima alasan mengapa menganut pola slow food ini menghasilkan gaya hidup yang lebih sehat:
1. Pencernaan diawali di dapur.
Sebab begitu kita menghirup aroma makanan, tubuh kita mulai memproduksi enzim-enzim yang membantu pencernaan. Semakin lama proses memasak, tubuh akan menyiapkan enzim pencernaan dengan lebih baik. Oleh karena itu, mencium aroma terong balado dan bakwan jagung yang sedang dimasak, misalnya, lebih baik daripada jika kita sekadar memasukkan pizza kemasan ke dalam microwave.
2. Mendukung keberlangsungan produksi makanan.
Kalau Anda membeli sayuran atau buah-buahan lokal, Anda membantu usaha petani lokal. Bila Anda membelinya di tukang sayuran yang lewat di depan rumah setiap hari, Anda juga akan banyak menghemat pengeluaran.
3. Makan lebih lambat akan mengurangi konsumsi kalori.
Menurut penelitian, butuh sekitar 20 menit bagi otak untuk memproses informasi bahwa kita sudah kenyang. Oleh karena itu, kalau Anda ingin menurunkan berat badan, kunyahlah makanan dengan lebih lambat.
4. Bahan makanan yang diproduksi secara lokal akan menghasilkan pilihan makanan yang lebih baik.
Dengan membeli bahan makanan yang diproduksi petani lokal, Anda akan mengurangi konsumsi makanan kemasan, karbohidrat dan gula olahan, dan cenderung mengonsumsi buah dan sayuran yang lebih sehat. Menggunakan bahan makanan lokal berarti membuat makanan tersebut matang lebih lama, dan akan mengandung lebih banyak nutrisi.
5. Membantu mengurangi stres.
Mengapa? Karena semakin kita menyadari kebiasaan makan kita, yaitu dengan makan lebih lambat di meja makan dan menikmati setiap suapannya, semakin kita memperhatikan tubuh kita. Pendeta Buddha Andy Puddicombe menyebut proses ini sebagai "meditasi makanan", dimana hal ini akan membawa perhatian kita kembali kepada kesadaran fisik dan mendorong kita menikmati setiap momennya.
Yang perlu Anda perhatikan, hindari makan sambil nonton televisi. Saat Anda makan sambil nonton televisi, Anda tidak sungguh -sungguh memperhatikan apa yang Anda makan, sehingga cenderung makan lebih banyak.

 Sumber: Kompas.com

Minyak Ikan Bikin Otak Anak Lebih Cerdas?

Minyak Ikan Bikin Otak Anak Lebih Cerdas?


Suplementasi minyak ikan memberi manfaat lebih pada anak-anak Anda, membuat otak anak Anda makin optimal dan pintar.
Studi yang dilakukan di London ini dipimpin oleh Amanda Kirby dari Universitas Wales dan melibatkan 184 peserta yang berasal dari golongan anak sekolah menengah usia 15 sampai 16 tahun.
Mereka diminta untuk menelan kapsul minyak ikan selama 12 minggu selama masa kritis, yaitu sebelum diadakannya ujian.
Setelah mengonsumsi suplemen yang mengandung omega tiga itu, hasilnya menunjukkan adanya kenaikan presentase kelulusan dibanding tahun sebelumnya dari 27 persen menjadi 34 persen. Dan ini melampaui hasil prediksi yang dapat dilakukan oleh satu kelas.
Chief Executive dari Fish Foundation Ray Rice mengatakan, asam lemak omega 3 merupakan hal terpenting dari otak dan sangat diperlukan untuk perkembangan otak anak-anak.
"Tubuh tidak memproduksi asam lemak omega 3, karena itu orangtua perlu memperhatikan kebutuhan hal ini untuk anak-anak mereka," imbuhnya.
Meski demikian, Rice mengingatkan bahwa pemilihan suplemen haruslah disesuaikan dengan kebutuhan. Suplemen yang diformulasikan untuk anak-anak akan berbeda dengan suplemen yang diformulasikan khusus untuk remaja.
Anak-anak biasanya memiliki rasa yang lebih beragam agar lebih mudah mengonsumsi minyak ikan mengingat rasanya yang tidak terlalu enak.
Sebelumnya, penelitian di Institut Paterson, Manchester juga telah menyebutkan bahwa omega 3 dapat ditemukan dalam ikan salmon dan dapat mencegah kanker prostat.

 Sumber: Sehat News

Mengapa Setiap Batuk Mengeluarkan Darah Segar?

Mengapa Setiap Batuk Mengeluarkan Darah Segar?


Pernah mengalami batuk hingga mengeluarkan darah? Apa penyebabnya?
Koordinator Rawat Inap, Kedaton Medical Center (KMC) dr Novan Harun menjelaskan, batuk darah  dan muntah darah  adalah dua hal yang tentu saja berbeda, baik sumber perdarahannya, maupun penyakit yang mendasari terjadi batuk ataupun muntah darah tersebut. Batuk darah artinya adanya pengeluaran darah yang berasal dari saluran pernafasan.
Batuk darah adalah ekspetorasi darah akibat perdarahan pada saluran nafas di bawah laring atau perdarahan yang keluar ke saluran napas di bawah laring. Batuk darah merupakan tanda atau gejala dari penyakit dasar. Maka penyebabnya harus segera ditemukan dengan pemeriksaan yang seksama.
Berbeda dengan muntah darah, batuk darah akan keluar bersama riak. Darah yang berasal dari saluran pernafasan biasanya cenderung lebih segar, karena darah dari saluran pencernaan (alias muntah darah) biasanya akan terkontaminasi dengan asam lambung sehingga menjadi lebih gelap.
Penyebab batuk darah atau (hemoptisis) adalah antara lain  karena Infeksi. Ini biasanya batuk ini karena TBC, bronkiektasis, pneumonia, abses paru, aspergillosis
Bisa juga batuk darah akibat dari tumor yang berrarti terjadi karsinoma paru
 Darah yang berasal dari muntah darah adalah dari saluran pencernaan. Seperti muntah pada umumnya, muntah darah didahului oleh adanya aliran balik dari pergerakan saluran pencernaan dan dapat diikuti oleh mual. Darah yang keluar dapat tercampur oleh sisa makanan lain. Warna darah bisa merah segar atau kehitaman.
Sedangkan untuk batuk darah berbeda. Darah berasal dari saluran pernapasan. Warna darah merah segar dan tampak bercampur dengan lendir dan tampak berbusa karena adanya gelembung - gelembung udara.



Sumber

20 Jenis Ponsel Radiasi Tinggi dan Sebabkan Tumor Otak

20 Jenis Ponsel Radiasi Tinggi dan Sebabkan Tumor Otak



Lembaga peneliti di WHO, International Agency for Research on Cancer (IARC), mengeluarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa menggunakan ponsel terlalu lama akan mengakibatkan terjadinya tumor otak jenis glioma. Demikian dilansir CNN
Radiasi ini diukur dalam satuan specific absorbed radiation atau SAR. Berikut 20 ponsel dengan tingkat radiasi tertinggi, urutan mulai dari yang terendah hingga tertinggi dalam kategori berbahaya jika digunakan secara berkala seperti ditulis Cnet.
1.Motorola i576
Tingkat SAR: 1.45
2.Kyocera X-tc
Tingkat SAR: 1.45
3.Kyocera Wild Card M1000
Tingkat SAR: 1.46
4.Motorola Atrix 4G
Tingkat SAR: 1.47
5.LG Chocolate Touch
Tingkat SAR: 1.47
6.HTC Desire
Tingkat SAR: 1.48
7.Motorola Droid 2
Tingkat SAR: 1.49
8.Motorola Droid
Tingkat SAR: 1.49
9.Sanyo Vero
Tingkat SAR: 1.49
10. LG Rumor 2
Tingkat SAR: 1.51
11. ZTE Salute
Tingkat SAR: 1.52
12. Motorola Grasp
Tingkat SAR: 1.51
13. Motorola Defy
Tingkat SAR: 1.52
14. Nokia Astound
Tingkat SAR:1.53
15.Motorola i335
Tingkat SAR: 1.53
16. Kyocera Jax S1300
Tingkat SAR: 1.55
17. Sony Ericsson Xperia X10 Mini Pro
Tingkat SAR: 1.55
18. Sony Ericsson Satio (Idou)
Tingkat SAR: 1.56
19. Motorola Droid 2 Global
Tingkat SAR: 1.58
20. Motorola Bravo
Tingkat SAR: 1.59





Sumber

Kondom Bukan Pelindung Tangguh Cegah HIV/AIDS

Kondom Bukan Pelindung Tangguh Cegah HIV/AIDS


Kondom bukan merupakan alat pelindung yang tangguh untuk mencegah penularan "human immunodeficiency virus" (HIV) dan "acquired immune deficiency syndrome" (AIDS).
Hal itu terbukti dengan masih meningkatnya sejumlah jumlah penderita virus mematikan itu, kata Misnaini, kepala Bidang Keluarga Berencana pada Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kota Dumai, Riau, Jumat.
    
Menurut dia, mengatakan, HIV/AIDS merupakan penyakit prilaku atau "life style".
"Untuk itu, mencegah penyebarannya tidak akan efektif jika hanya mengandalkan alat kontrasepsi jenis kondom. Upaya terbaik untuk mengatasi HIV/AIDS adalah penciptaan lingkungan yang sehat," kata dia, menerangkan.
Misnain menjelaskan, penggunaan kondom tidak menjamin seratus persen penggunanya aman dari penularan penyakit yang belum ada obatnya itu.
"Kondom hanya dapat mengurangi risiko penularannya, namun tidak menutup kemungkinan jika komdom juga dapat dibobol oleh virus mematikan itu," ujarnya.
Dari hasil penelitian, katanya, ternyata tingkat keamanan kondom hanya berkisar 70 sampai 74 persen.
    
"Bagi pengguna kondom, sebaiknya juga memilih-milih kondom yang akan digunakan untuk berhubungan. Hal ini penting, karena kondom juga memiliki masa ketahanan atau kadaluwarsa," ujarnya.
Berdasarkan data yang dirangkum BKBP3A Dumai, dari 200 ribu lebih jumlah penduduk Kota Dumai, 921 orang yang terdaftar sebagai pria lajang ternyata merupakan pengguna kondom sejati. Jumlah ini cenderung stabil dan tidak mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H Marjoko Santoso, menjelaskan, kondom memang tidak menjamin seratus persen penggunanya untuk tidak terjangkit HIV/AIDS.
Kendati demikian, menurut dia, bukan berarti penggunaan kondom dalam berhubungan seksual tidak memberikan manfaat bagi penggunanya.
"Ibarat helm, pengendara juga tidak akan selamat seratus persen apabila terjadi kecelakaan. Namun setidaknya, dengan menggunakan helm, mengurangi resiko kecelakaan saat berkendara," katanya.
Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Kota Dumai tahun ini menyebarkan sedikitnya 43 gerai (outlet) kondom di beberapa lokasi yang dinilai berisiko terhadap penularan penyakit mematikan HIV/AIDS.
Penyebaran outlet kondom dilakukan karena penderita HIV/AIDS di Dumai kian bertambah. Tahun ini, KPA mendeteksi sedikitnya terdapat 128 orang penderita di Dumai, di mana 38 di antaranya sudah memasuki status AIDS.
 Sumber: Sehat News