Labels

Tampilkan postingan dengan label Arena TIPs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arena TIPs. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2011

Tips Mendapat Jodoh Lewat Facebook, Jomblo Wajib Baca!

Tips Mendapat Jodoh Lewat Facebook, Jomblo Wajib Baca!

 Facebook ternyata bisa dijadikan media untuk mendapatkan jodoh lebih cepat, lalu bagaimana caranya. Setelah berkenalan dengan orang baru yang potensial, biasanya hubungan akan berlanjut dengan menjadi teman di jejaring sosial seperti Facebook. Berdasarkan informasi di Facebook, Anda bisa mengetahui apakah si dia layak dijadikan calon pacar, atau sekadar teman biasa.
Dikutip dari Terselubung Blogspot.com, juga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tampilan profil Facebook menarik hati si dia, seperti dimuat dalam Shine.
1. Kesan positif
Foto-foto saat sedang berolahraga, melakukan kegiatan sosial atau bepergian di tempat-tempat keren memberi kesan bahwa Anda adalah seorang yang menyenangkan dan menarik. Pilih foto saat Anda tidak hanya terlihat menarik tetapi saat sedang melakukan hal-hal berguna yang menunjukkan pribadi Anda.
2. Berhati-hati soal tulisan
Terlalu sering menulis kutipan cerita cinta sedih atau curhat mengenai status lajang dan kesendirian hanya membuat Anda terlihat sebagai seorang yang putus asa. Selain itu, terlalu sering menulis kabar terbaru Anda di Facebook membuat Anda tampak tidak memiliki kehidupan lain.
3. Sebuah foto bisa berbicara banyak
Menyimpan sebuah foto yang tidak menyenangkan atau terlihat konyol membuat dia beranggapan Anda seperti dalam foto-foto tersebut. Foto wajah yang kotor atau baju yang basah mungkin terlihat lucu. Tapi, ini bisa membuat mereka bertanya-tanya mengenai pribadi Anda.
4. Simpan beberapa misteri
Facebook tak harus menjadi buku harian pribadi Anda di mana Anda beritahu semua kegiatan, pikiran dan perasaan Anda tiap menit. Tidak perlu mengisi semua informasi dan jadilah sebagai ornag yang sedikit misterius. Dia akan penasaran dan mencari tahu mengenai Anda secara langsung.
5. Foto mesra bersama mantan
Hindari untuk menampilkan foto-foto mesra Anda bersama para mantan pacar. Mungkin beberapa foto saat liburan bisa Anda pajang, tapi jangan simpan semuanya di Facebook. Foto-foto berciuman mesra dengan masa lalu Anda bisa membuat pria menganggap Anda wanita murahan.
Jika merasa tidak yakin, gunakan pengaturan privasi agar pria yang sedang Anda incar tak dapat melihatnya. Semoga Jodoh Anda segera datang sesuai dengan harapan!

Rabu, 20 Juli 2011

Perhatian Ayah Selamatkan Anak Gadis dari Seks tak Sehat

Perhatian Ayah Selamatkan Anak Gadis dari Seks tak Sehat

Menjaga anak perempuan memang tidak semudah laki-laki, terutama menghindari mereka dari perilaku seks berisiko. Kuncinya, yaitu perhatian sang ayah.

Pengasuhan yang baik dari ayah kepada anak perempuannya cenderung mengurangi risiko putrinya terlibat dalam perilaku seksual berisiko. Perilaku seks berisiko diantaranya berhubungan seks saat mabuk, seks tanpa kondom, dan hamil di luar nikah.
Penulis sekaligus peneliti dari Norton School of Family and Science di University of Arizona Amerika Serikat Bruce J. Ellis mengatakan ternyata pengaruh seorang ayah sangat besar terhadap perilaku anak perempuannya ketika memutuskan soal seks.
Ayah yang tidak peduli terhadap anak perempuannya atau anak perempuan yang kurang kasih sayang dari ayahnya lebih rentan melakukan hubungan seks yang tidak sehat ketika menjelang dewasa, dibanding yang tidak.
Pendapat tersebut didasarkan pada penelitian terhadap 59 pasang saudara, dimana orangtuanya bercerai.
"Namun tidak sesepele itu, ternyata berapa lama anak perempuan tinggal bersama ayahnya tidak akan berpengaruh apa-apa, yang terpenting adalah apa yang dilakukan antara anak dan ayahnya ketika mereka menghabiskan waktu bersama," jelas Ellis.
Ketika anak perempuan menghabiskan waktu lama dengan ayahnya dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan berkualitas seperti berkebun, berdiskusi dan saling tukar pikiran maka perilaku seks berisikonya akan menurun.
Jadi, perempuan yang terjebak dalam kehidupan seks bebas bisa jadi disebabkan karena kurangnya perhatian dari ayah mereka.(*)

Sumber: Sehat News

Sabtu, 02 Juli 2011

Kondom Bukan Pelindung Tangguh Cegah HIV/AIDS

Kondom Bukan Pelindung Tangguh Cegah HIV/AIDS


Kondom bukan merupakan alat pelindung yang tangguh untuk mencegah penularan "human immunodeficiency virus" (HIV) dan "acquired immune deficiency syndrome" (AIDS).
Hal itu terbukti dengan masih meningkatnya sejumlah jumlah penderita virus mematikan itu, kata Misnaini, kepala Bidang Keluarga Berencana pada Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A) Kota Dumai, Riau, Jumat.
    
Menurut dia, mengatakan, HIV/AIDS merupakan penyakit prilaku atau "life style".
"Untuk itu, mencegah penyebarannya tidak akan efektif jika hanya mengandalkan alat kontrasepsi jenis kondom. Upaya terbaik untuk mengatasi HIV/AIDS adalah penciptaan lingkungan yang sehat," kata dia, menerangkan.
Misnain menjelaskan, penggunaan kondom tidak menjamin seratus persen penggunanya aman dari penularan penyakit yang belum ada obatnya itu.
"Kondom hanya dapat mengurangi risiko penularannya, namun tidak menutup kemungkinan jika komdom juga dapat dibobol oleh virus mematikan itu," ujarnya.
Dari hasil penelitian, katanya, ternyata tingkat keamanan kondom hanya berkisar 70 sampai 74 persen.
    
"Bagi pengguna kondom, sebaiknya juga memilih-milih kondom yang akan digunakan untuk berhubungan. Hal ini penting, karena kondom juga memiliki masa ketahanan atau kadaluwarsa," ujarnya.
Berdasarkan data yang dirangkum BKBP3A Dumai, dari 200 ribu lebih jumlah penduduk Kota Dumai, 921 orang yang terdaftar sebagai pria lajang ternyata merupakan pengguna kondom sejati. Jumlah ini cenderung stabil dan tidak mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H Marjoko Santoso, menjelaskan, kondom memang tidak menjamin seratus persen penggunanya untuk tidak terjangkit HIV/AIDS.
Kendati demikian, menurut dia, bukan berarti penggunaan kondom dalam berhubungan seksual tidak memberikan manfaat bagi penggunanya.
"Ibarat helm, pengendara juga tidak akan selamat seratus persen apabila terjadi kecelakaan. Namun setidaknya, dengan menggunakan helm, mengurangi resiko kecelakaan saat berkendara," katanya.
Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Kota Dumai tahun ini menyebarkan sedikitnya 43 gerai (outlet) kondom di beberapa lokasi yang dinilai berisiko terhadap penularan penyakit mematikan HIV/AIDS.
Penyebaran outlet kondom dilakukan karena penderita HIV/AIDS di Dumai kian bertambah. Tahun ini, KPA mendeteksi sedikitnya terdapat 128 orang penderita di Dumai, di mana 38 di antaranya sudah memasuki status AIDS.
 Sumber: Sehat News