Labels

Selasa, 05 Juli 2011

Peluncuran Roket Soyuz Militer Rusia Menciptakan Cahaya Spektakuler | 4 photo


itu adalah pemandangan yang menarik perhatian para pengamat angkasa di seluruh dunia - tetapilampu yang menerangi langit malam itu bukan hasil dari UFO, melainkan Roket Soyuz militer Rusia.Roket Soyuz, diluncurkan untuk membawa satelit komunikasi militer ke orbit, menciptakansebuah pertunjukan cahaya spektakuler ketika melewati Ekaterinburg, kota terbesar di PegununganUral Rusia.Garis-garis biru eye-catching diduga disebabkan oleh cahaya bulan bersinar melalui partikelyang dipancarkan oleh roket.




Radar menara pengawas lalu lintas udara Siberia yang menangkap kehadiran UFO. (dailymail)
Moskow - Cahaya biru terang mencuri perhatian publik Rusia. Cahaya itu memecah langit malam Rusia, foto dan videonya langsung beredar cepat di internet pada Rabu lalu. Beberapa pengamat Unidentified Flying Objects (UFO) mengatakan itu adalah penampakan piring terbang.
Stasiun televisi Russia Today memberitakan penampakan ini. Dalam siarannya mereka menjelaskan ternyata benda misterius yang melintas di langit Rusia itu bukan UFO tapi satelit komunikasi militer Rusia. Satelit Meridian itu diluncurkan untuk menggantikan satelit yang lama.
Penjelasan Russia Today pas dengan pemberitaan kantor berita Ria Novosti, satelit itu dibawa oleh roket Soyuz 2.1a pada Rabu malam sehingga menimbulkan efek cahaya yang terang di langit Rusia.
“Kami luncurkan tepat pada pukul 21.41 waktu Moskow,” kata Letnan Kolonel Alexei Zolotukhin, juru bicara Militer Rusia yang membawahi pesawat antariksa seperti dikutip dari laman Ria Novosti, Kamis 5 Mei 2011 waktu setempat.
Roket itu diluncurkan dari wilayah utara Rusia tepatnya dari Plesetsk Cosmodrome, pangkalan pesawat antariksa Rusia yang letaknya 800 km dari Moskow. Meridian 4 akan menggantikan Molniya, satelit komunikasi militer Rusia yang sudah uzur.
“Peluncuran ini berlangsung sukses, satelit Meredian sudah mengorbit,” ujar Zolotukhin. Dengan mengorbitnya satelit ini maka jumlah satelit Rusia di luar angkasa ada lebih dari 100 satelit.


FOTO Roket Soyuz













sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar