Labels

Tampilkan postingan dengan label Penemuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penemuan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2010

reaktor nuklir kuno yang berumur 2 miliar tahun di Oklo



Pada tahun 1972, ada sebuah perusahaan (Perancis) yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo di Republik Gabon, Afrika untuk diolah. Mereka terkejut dengan penemuannya, karena biji uranium impor tersebut ternyata sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya serta kandungan uraniumnya dengan limbah reaktor nuklir hampir sama. Penemuan ini berhasil memikat para ilmuwan yang datang ke Oklo untuk suatu penelitian,
dari hasil riset menunjukkan adanya sebuah reaktor nuklir berskala besar pada masa prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya.


Yang membuat orang lebih tercengang lagi ialah bahwa limbah penambangan reaktor nuklir yang dibatasi itu, tidak tersebarluas di dalam areal 40 meter di sekitar pertambangan. Kalau ditinjau dari teknik penataan reaksi nuklir yang ada, maka teknik penataan tambang reaktor itu jauh lebih hebat dari sekarang, yang sangat
membuat malu ilmuwan sekarang ialah saat kita sedang pusing dalam menangani masalah limbah nuklir, manusia zaman prasejarah sudah tahu cara memanfaatkan topografi alami untuk menyimpan limbah nuklir!
Tambang uranium di Oklo itu kira-kira dibangun dua miliar tahun, setelah adanya bukti data geologi, dan tidak lama setelah menjadi pertambangan maka dibangunlah sebuah reaktor nuklir ini. Mensikapi hasil riset ini maka para ilmuwan mengakui bahwa inilah sebuah reaktor nuklir kuno, yang telah mengubah buku pelajaran
selama ini, serta memberikan pelajaran kepada kita tentang cara menangani limbah nuklir. Sekaligus membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia.

Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul
akan cara penggunaannya. Hal yang patut membuat orang termenung dalam-dalam ialah bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja. Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini? Permulaan sebelum dua miliar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang
ini terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian ini menuju ke binasaan? Jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah barang tentu tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu. Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya? Yang jelas peradaban saat ini telah dipermalukan sekali oleh penemuan reaktor nuklir kuno ini.

sumber: gendhu1989.blogspot.com

Rabu, 26 Mei 2010

Plaza Kuno 5.500 Tahun Yang Lalu Ditemukan di Peru

Sebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian tealh menentukan bahwa tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru.
Spoiler for gambar:


"Itu merupakan penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang," kata Cesar Perez, ilmuwan di Institut Kebudayaan Nasioal Peru yang mengawasi proyek tersebut. "Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini." Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, umurnya sekitar 5.000 tahun.
Spoiler for gambar:


Para ilmuwan mengatakan, Caral yang terletak beberapa jam jika ditempuh menggunakan mobil dari Sechin Bajo, merupakan satu dari enam tempat di dunia ( bersama dengan Mesopotamia, Mesir, Cina, India dan Mesoamerika ) dimana manusia memulai kehidupan di kota lima ribu tahun lalu. "Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman menyebutkan sekitar 5.500 tahun, tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal lainnya yang ditemukan," kata Perez. Sebelumnya penemuan terakhir yang terletak dekat Sechin Bajo hanya berusia 3.600 tahun. Ini adalah gambar ilustrasinya:
Spoiler for gambar:


"Mereka telah sangat maju mengerti arsitektur dan bangunan. Ini dapat secara jelas terlihat dalam kenyataan bahwa material yang mereka gunakan bertahan sangat lama," Peter Fuchs, salah seorang arkeolog, mengatakan pada suratkabar El Comercio. Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan ini dibangun dengan batu dan batako.
Spoiler for gambar:


Ratusan tempat arkeologis banyak ditemukan di Peru, dan banyak puing dibangun oleh kebudayaann kerajaan Inca yang dulu sangat berkuasa, yang mencapai puncaknya pada abad ke16, sesaat sebelum penakluk Spanyol datang ke tempat yang sekarang dikenal dengan nama Peru.
sumber: www.komputer1.com

Minggu, 23 Mei 2010

Inilah Penemuan Yang Membuktikan Bahwa Manusia Berasal Dari Ikan Dan Bukan Dari Kera

Inilah Penemuan Yang Membuktikan Bahwa Manusia Berasal Dari Ikan Dan Bukan Dari Kera - Hasil penelitian yang dipublikasikan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, 17 Mei 2010 lalu menguak fakta mengejutkan soal asal-usul manusia.

Studi terbaru menyebutkan manusia harus 'berterimakasih' pada nenek moyangnya, ikan prasejarah, yang membuka jalan evolusi manusia.

Dijelaskan, sekitar 360 juta tahun lalu, terjadi peristiwa kepunahan massal hingga memutar ulang kehidupan di Bumi. Peristiwa itu melontarkan vertebrata -- mahluk bertulang belakang-- dari air ke tanah, termasuk ikan-ikan purba. Spesies yang beruntung selamat dari tahapan ini menjadi pioner menuju tahapan evolusi vertebrata modern.

"Peristiwa itu berakibat pada semua mahluk hidup, kemusnahan terjadi secara global," kata pimpinan riset, Lauren Sallan dari Universitas Chicago, seperti dimuat laman Live Science, 20 Mei 2010.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/05/22/89833_fosil_ikan_purba_300_225.jpg
Inilah Penemuan Yang Membuktikan Bahwa Manusia Berasal Dari Ikan Dan Bukan Dari Kera


"Ini memutar ulang keanekaragaman hayati vertebrata di semua lingkungan tanpa kecuali, baik di air tawar maupun lautan -- menciptakan dunia yang sama sekali berbeda."

Kepunahan terjadi di masa-masa menuju berakhirnya Zaman Ikan, atau yang dikenal dengan Periode Devonian, 416 hingga 359 juta tahun lalu.

Ikan purba bercangkang yang disebut placoderma dan ikan bersirip cuping (lobe-finned fishes) dari jaman prasejarah -- yang mirip ikan lungfish modern -- mendominasi biota air.

Sementara, ikan yang siripnya bersinar (ray-finned fishes), hiu, dan tetrapoda, hewan vertebrata yang memiliki empat kaki, jadi minoritas.

Namun, di antara Periode Devonian yang diikuti Periode Carboniferous, placoderma punah, pupulasi ikan yang siripnya bersinar menggantikan dominasi ikan bersirip cuping -- pergeseran demografik ini berlanjut hingga hari ini. "Ada semacam insiden di akhir masa Devonian," kata anggota peneliti, Michaels Coates dari Universitas Chicago.

"Sesuatu terjadi yang nyaris menyapu bersih segalanya, dan yang selamat melewatinya menciptakan sesuatu yang spektakuler."

Para peneliti menganalisa fosil vertebrata yang menunjukan perubahan penting dalam keanekaragaman hayati terkait dengan kepunahan Hangenberg.

Hangenberg terjadi 15 juta tahun setelah kepunahan terjadi -- atau di akhir masa Devonian Kellwaser, yang dianggap satu dari lima kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi. Ilmuwan menyimpulkan bahwa peristiwa itu bertanggung jawab melontarkan hewan-hewan laut ke tanah.

Sebelum masa punah, ikan seperti Tiktaalik dan mahluk tetrapoda purba seperti Ichthyostega membuat langkah pertama eksistensi mereka di darat.

Namun, setelah masa kepunahan itu, sebuat fosil panjang yang dikenal sebagai 'Romer's Gap' menyapu habis tetrapoda , sebuah teka teki yang memusingkan para palaeontogis selama bertahun-tahun.

Gap selama 15 juta tahun adalah periode 'mabuk' setelah peristiwa traumatik, Hangenberg. Ketika akhirnya tetrapoda yang pulih, mereka yang selamat diduga menjadi nenek moyang mayoritas mahluk vertebrata yang ada saat ini, termasuk manusia. ( vivanews.com )

sumber: beritatekhnologi.blogspot.com

Jumat, 21 Mei 2010

Perkenalkan Got, Banteng Kloning Pertama asal Spanyol

Perkenalkan Got, Banteng Kloning Pertama asal Spanyol
Banteng kloning pertama asal Spanyol yang dinamakan Got.

REPUBLIKA.CO.ID, MELGAR DE YUSO--Para ilmuwan dari Spanyol menyatakan mereka telah mengkloning seekor banteng untuk pertama kali. Spesialis hewan genetik, Vicente Torrent, mengatakan seekor anak banteng yang dinamakan Got memiliki replika serupa mulai dari otot, jenis tanduk yang biasa dihadapi matador di arena.

Binatang kloning itu pertama kali diperlihatkan Rabu (19/5) atau satu hari setelah lahir. Saat ini beratnya sekitar 24 kilogram.

Torrent mengatakan, tim kloning yang terdiri dari 17 orang itu berharap Got dapat memiliki perilaku ganas. Perilaku ini sama dengan pendahulunya secara genetik, yaitu Vasito yang dianggap sebagai sampel yang berharga.

Kloning terhadap binatang mulai dilakukan pada tahun 1996 terhadap seekor kambing bernama Dolly. Torrent mengaku diperlukan waktu selama tiga tahun untuk usaha pemeliharaan yang disebutnya gen banteng berharga itu.

sumber: http://www.republika.co.id

Minggu, 16 Mei 2010

Penemu Game Pertama Di Dunia

Ralph H. Baer, terlahir 8 Maret 1922, seorang Jerman yang tinggal di Amerika sejak kecil. Menjadi seorang insinyur televisi yang saat itu masih jarang, Ralph menciptakan sebuah permainan di televisi yang saat itu sedang ia kerjakan sekitar tahun 1966, di perusahaan bernama Sanders. Penemuan ini dikembangkan hingga menjadi protoip konsol game pertama yang dinamakan Brown Box, dan dipatenkan pada tahun 1968. Paten ini telah mendapatkan banyak ujian yang hingga kini masih tercatat benar sebagai video games pertama. Paten ini dilisensi oleh Magnavox Oddysey yang menjadikan dia sebagai game konsol pertama di dunia pada tahun 1972.

Tidak lama Baer juga menemukan kontrol pistol untuk video games yang bisa dimainkan di televisi, juga merupakan yang pertama di dunia, digunakan di Magnavox Oddysey.

Ralph Baer tetap bekerja di Sanders hingga pensiun pada 1987. Sejak 1983, Baer bersama kawannya menciptakan beberapa peralatan permainan di bawah nama MicroPROS Technology Solutions. Baer juga merupakan anggota senior seumur hidup dari perkumpulan insinyur IEEE.

Atas kontribusinya terhadap perkembangan dunia dan teknologi, Ralph Baer mendapatkan National Medal of Technology dari George Bush pada 13 Februari 2006, atas penemuannya yang memulai era industri video game.







sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4043870