Labels

Selasa, 19 Juli 2011

Seorang Suami Minum Darah Istrinya selama 3 tahun Terakhir


Kisah aneh ini benar-benar terjadi di dunia nyata. Deepa Ahirwar, seorang wanita berusia 22 tahun dari desa Damoh di negara bagian Madhya Pradesh, memberitahu pihak kepolisian bahwa suaminya minum darahnya dalam tiga tahun terakhir.

“Ia menggunakan jarum suntik untuk mengambil darah saya. Kemudian menuangkannya ke dalam gelas dan meminumnya. Selama tiga tahun ia melakukan itu secara teratur, mengancam saya jika saya memberitahukan hal itu kepada siapapun.” kata Deepa.

Deepa menikah dengan seorang buruh tani, Mahesh Ahirwar, di desa Shikarpura pada tahun 2007. Beberapa bulan setelah pernikahan, Mahes mulai mengambil darah dari vena istrinya dan meminumnya. Mahesh mengatakan bahwa hal itu membuatnya kuat dan tidak berhenti bahkan ketika Deepa sedang hamil.

Deepa mulai memprotes kelakuan suaminya setelah ia melahirkan anak laki-laki, tujuh bulan lalu. Ia mengatakan kepada polisi bahwa merasa lelah dan mual setelah darahnya diekstraksi. Jika menolak, suaminya akan memukulinya.

Awal bulan ini, Deepa dengan membawa bayinya melarikan diri ke rumah orang tuanya yang berada di area di bawah kepolisian Patera. Ketika Deepa menceritakan kisahnya kepada ayahnya yang petani, ayahnya membawa dirinya ke kantor polisi setempat untuk mendaftarkan kasus melawan Mahesh. Tetapi Kepolisian Patera mengatakan bahwa kasus itu tidak berada di bawah yurisdiksi mereka dan harus dilaporkan ke Kepolisian Hindoriya karena si korban tinggal bersama suaminya di daerah tersebut.

Deepa dan ayahnya akhirnya melaporkan kasus itu ke Kepolisian Hindoriya, dimana di sana mereka hanya diarahkan ke bagian konseling perempuan. Baik Kepolisian Patera maupun Kepolisian Hindoriya tidak ada yang mau mendaftarkan kasus Deepa melawan Mahesh. Ketika akhirnya penduduk Shikarpura mengetahui perbuatan Mahesh, mereka membela Deepa. Hal ini akhirnya memaksa Kepolisian Hindoriya mendaftarkan kasus Deepa sebagai penyiksaan fisik oleh suaminya

sumber : http://timesofindia.indiatimes.com/i...ow/9264734.cms

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar