Labels

Kamis, 10 Juni 2010

HEBOH manusia Terbang di Amerika. Terbang Di Udara Selama 9 Menit Seharga Rp 1.8 Milyar


Warga Amerika dihebohkan oleh penampakan manusia terbang di udara. Bagi yang tau, sebenarnya penampakan ini sudah biasa karena ternyata ada perusahaan yang menawarkan jasa menyewakan alat agar anda bisa terbang di udara seperti burung.


Sudah lama sekali orang-orang berkeinginan untuk bisa terbang, oleh karenanya banyak diciptakan alat-alat untuk membantu manusia terbang seperti pesawat. Akan tetapi pesawat masih dirasakan kurang mantap bagi manusia, sehingga alat untuk terbang ini pun terus menerus di dalami. Sebuah perusahaan Jet Pack International di California berhasil menciptakan sebut roket pribadi untuk orang yang berkeinginan terbang di langit secara individual.


Sekarang anda sudah bisa terbang diudara asalkan anda mempunyai duit yang cukup besar. Perusahaan Jet Pack di California ini menawarkan pengalaman terbang di udara dengan harga $ 200.000 (sekitar Rp 1.85 milyar) untuk bereksperimen terbang di udara selama 9 menit dengan menggunakan jetpacks dan roket model T-73 atau $ 90.000 (sekitar Rp 830 juta) untuk terbang selama 75 detik di udara. Suatu angka yang luar biasa mahalnya dan dengan duit segitu sudah bisa membeli rumah yang besar. Bagi yang ingin mencoba harus berkantong tebal.



Dibawah ini adalah orang-orang yang sudah mencobanya berikut alat yang dipakainya.
Ada yang mau coba?















terbang










Perusahaan pembuat Jet Pack untuk terbang di udara.

Motor ini berukuran 1100cc.

Truck trailer untuk promosi JetPack.


Khayalan masa lalu, manusia bisa terbang dengan Jet Pack. Sekarang itu sudah menjadi kenyataan meskipun belum bisa secepat pesawat terbang.

Meskipun dengan JetPack, manusia sudah bisa terbang bebas di udara, tapi masih jauh untuk bisa bersaing dengan kecepatan terbangnya Iron Man!

Mungkin teknologi Iron Man bisa menjadi kenyataan 100 tahun lagi.
sumber: http://www.melonproperty.com/blog/in/manusia-bisa-terbang-di-udara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar