Labels

Kamis, 21 Juli 2011

Good Morning Alice Janji All Out di Konser Incubus

Rachmat (vokal), Bobby (gitar), Eko (bass), dan Juan (drum) tak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaan mereka setelah terpilih menjadi band pembuka konser Incubus di Istora Senayan Jakarta pada 26 Juli 2011 mendatang. Keempat cowok yang tergabung dalam band Good Morning Alice (GMA) ini begitu senang karena bisa mengalahkan 6 band lainnya yang berlaga di gelaran Band Battle - Incubus Opening Act fi Hard Rock Cafe Jakarta pada 11 Juni 2011 lalu. Apalagi, keberhasilan ini karena dipilih langsung oleh Incubus.
"Kami senang mendapatkan pengalaman berharga ini. Berada satu panggung dengan band sekaliber Incubus bukanlah kesempatan yang bisa datang beberapa kali dalam hidup kami. Ini merupakan once in lifetime opportunity. Kami senang mendapatkan kepercayaan dari para fans Incubus di tanah air dan terutama sekali kepada Incubus sendiri yang telah memilih kami untuk membuka konser mereka di Jakarta," tutur Rachmat.
Untuk itu, GMA pun berjanji akan memberikan yang terbaik dalam penampilan mereka nantinya. Berbagai persiapan diseriusi dengan matang agar bisa tampil maksimal. "Kami akan membayar kepercayaan tersebut dengan tampil all-out di hari Selasa (26/7) nanti. Untuk itu, persiapan yang kami lakukan tidak main-main. Mulai dari sekarang kami telah melakukan latihan secara intens. Tujuannya agar penampilan kami kompak dan padu sewaktu konser," ujar vokalis yang akrab dipanggil Mamat itu.
"Selain itu, kesempatan latihan kami gunakan juga untuk mengeksplorasi beragam sound agar dapat menghasilkan musik yang kreatif dan harmonis. Sehingga harapannya, di konser nantinya kami bisa menghasilkan performa bermusik yang ok dan dapat menghibur fans Incubus yang memadati Istora Senayan," sambungnya. Sedikit info mengenai GMA, band ini ternyata memiliki arti yang unik. Alice adalah penggambaran obyek maya dari seorang wanita yang dicintai oleh masing-masing personil GMA. Dilandasi oleh keinginan untuk memberikan ucapan selamat pagi yang manis kepada Alice, lantas konsep tersebut diterjemahkan oleh masing-masing personel dalam alunan nada cantik di setiap lagu mereka. Kisah GMA bermula ketika Mamat (vokal) dan Boby (gitar) yang merasa bosan dengan band lama mereka kemudian memutuskan untuk membentuk sebuah band baru dengan nuansa musik yang berbeda. Boby pun lalu mengajak teman masa kecilnya Juan (drum) untuk bergabung. Setelah itu GMA pun beberapa kali berganti bassist hingga akhirnya menemukan Eko (bass) yang sebelumnya telah beberapa kali ber-Jam Session bersama Boby. Secara sederhana 'trans-genre rock' adalah genre musik yang paling pas utuk menggambarkan genre musik GMA. Hal ini dikarenakan masing-masing personel memiliki selera musik dari genre yang berbeda. Perbedaan inilah yang kemudian menjadi modal bagi GMA untuk menciptakan genre musik mereka sendiri. Selain itu, musikalitas mereka yang kreatif ditopang juga oleh kegemaran mendalam masing-masing personel GMA dalam melakukan eksplorasi sound. Hasrat mereka untuk bermain lepas tanpa disisipi ambisi untuk memenuhi selera pasar musik, membuat GMA dapat tampil berbeda dengan keyakinan yang mereka usung.
sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar