Labels

Rabu, 02 Juni 2010

Inilah Alasannya kenapa Angkatan Laut nya Israel Terpaksa menembak MATI 19 orang

Inilah kapal Mavi Marmara yang berbendera Turki.

Sorry, foto-nya lumayan banyak!
UPDATE Terakhir 13.00 WIB 2 Juni 2010:
19 orang aktivis muslim meninggal (tambah 10 dari total 9).
انّا للہ و انّا الیہ راجعون Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un
Israel akan mendeportasi semua aktivis Mavi Marmara (680+ orang).
Ini juga termasuk 20+ orang yg tadinya mau di adili karena alasan terorisme.
Ada 12 orang Indonesia yg akan dideportasi hari ini ke Yordania (Jordan).

Tempat Kejadian Peristiwa berdarah di wilayah Blokade Laut nya Israel.
Sekitar 60km dari garis pantai Israel dan masih dalam perairan internasional!
Masih sekitar 30km lagi dari garis batas embargo (Zone-exclusion)

Pemerintah Israel mengatakan bahwa tentara Angkatan Lautnya terpaksa menembak "live fire" dengan senjata api genggam (handgun) karena mereka diserang duluan oleh para aktivis yang semakin brutal atas kehadiran mereka di kapal Mavi Marmara. Para aktivis tsb sebetulnya ingin membunuh tentara Israel yang datang ke kapal mereka untuk melakukan inspeksi di perairan internasional setelah sebelumnya kapal Mavi Marmara sudah diperintahkan bahwa kapal mereka harus menuju ke Dermaga Ashdod dulu untuk di inspeksi sebelum bisa berlayar ke Gaza, Palestina. Tapi mereka menolak inspeksi di Ashdod Port dan akhirnya mereka melakukan aksi kekerasan untuk menolak kedatangan Navy Israel ke atas kapal mereka.

"Kami datang ke kapal dan di serang seperti dalam keadaan perang. Artinya lain kali kami akan datang dengan membawa perlengkapan siap perang!"
Pejabat tinggi angkatan laut Israel

Di video clip yang dikeluarkan oleh IDF (Israel Defense Forces), terlihat beberapa tentara Israel diserang dan dipukuli dengan beramai ramai. Padahal mereka pada awalnya hanya bersenjatakan paintball gun yang hanya bisa melukai dan tidak bisa membunuh. Tapi akhirnya para pasukan Komando Israel berhasil mendapatkan ijin dari atasan mereka untuk terpaksa menggunakan "live fire" demi menyelamatkan diri mereka dari amukan para aktivis/sukarelawan Pro-Palestina.


Semua Video penyerangan di atas kapal Mavi Marmara ini warnanya seperti putih keabu-abuan karena peristiwanya terjadi sekitar jam 2 pagi, jadi kejadiannya terjadi dalam kegelapan malam di tengah laut Mediterania.

Para aktivis Pro-Palestina yang sedang salat subuh di atas kapal Mavi Marmara.
Sukarelawan dari konvoi kapal-kapal yang membawa bantuan 10,000 TON bantuan kemanusian untuk Palestina ini berasal dari 50 kebangsaan: Turki, Inggeris, Irlandia, Aljazair, Kuwait, Yunani, Amerika, Perancis, Jerman, Malaysia, Indonesia, dll.

Kapal-kapal Navy Israel yang melakukan Blokade Laut di sepanjang garis pantai Israel.
Blokade ini juga meliputi seluruh garis pantai Gaza dan sekitarnya.
Israel tidak akan menghentikan Blokade Laut ini karena Tragedi di Mavi Marmara, BAHKAN pemerintah Israel menyatakan bahwa Navy nya akan semakin memperkuat barisan Blokadenya dan menggunakan Full Military Force untuk menghentikan kapal-kapal asing yang kargonya tidak mau di inspeksi di Ashdod Port, Israel.

Kronologis Singkat Agresi Israel di atas kapal Mavi Marmara:

Minggu 23.00 (30 Mei 2010)
Angkatan Laut Israel menghubungi lewat radio rombongan kapal-kapal berbendera Turki dengan kapal Mavi Marmara sebagai kapal induknya yang membawa 680+ aktivis dari berbagai negara (380+ Turki, 40+ Inggeris, 5 Australia, dll). Navy Israel memerintahkan kapal Mavi Marmara untuk menuju ke dermaga Ashdod untuk di inspeksi kargonya dan awak Mavi Marmara tetap menolak.
Lihat Garis Panah Hitam di peta bawah.


Senin 02.00 (31 Mei 2010)
Karena terus menolak untuk di inspeksi di Ashdod Port, angkatan laut Israel terpaksa mengirimkan beberapa pasukan Komando laut nya ke kapal Mavi Marmara lewat helikopter untuk menstop kapal Mavi Marmara yang berusaha menerobos wilayah blokade laut Israel untuk langsung menuju pantai Gaza. Lihat Garis Panah Merah di peta atas.

Ashdod Port, Israel.
Inilah Dermaga tempat Inspeksi kargo semua kapal kemanusiaan utk Palestina.
Setelah di inspeksi dan dinyatakan lolos oleh pemerintah Israel, kapal pembawa kargo tsb akan dikawal ke pelabuhan
Gaza. Kapal Mavi Marmara menolak di inspeksi di Ashdod Port ini karena ada sebagian dari kargonya yang ternyata berisi senjata. Lihat foto-foto dibawah.

Kapal laut Israel yang bertugas di wilayah Blokade laut sedang mengawal kapal asing menuju Ashdod Port untuk Inspeksi.

Tentara Israel yang pertama, baru mau mendarat ke deck kapal saja sudah di serang dengan galah besi oleh para aktivis. Setelah tentara tsb KO, para aktivis membuangnya ke laut!
Israel siap memberlakukan sikap baru terhadap semua kapal-kapal kemanusiaan yang menolak di inspeksi. Sikap tersebut adalah menganggap bahwa kapal-kapal yang berkedok kemanusiaan ini bisa saja membawa senjata seludupan untuk teroris Hamas di Palestina dan karenanya, Israel akan menganggap bahwa kapal-kapal tersebut datang untuk berperang dengan negara Israel.
Massa demonstran di atas kapal Mavi Marmara sudah menjadi anarkis dan tidak mau di ajak berdamai melainkan ingin membantai tentara Israel yang datang ke atas kapalnya untuk meng-inspeksi muatan kargonya. Kenapa takut di inspeksi kalau memang isi kargonya murni untuk bantuan kemanusiaan?


Pasukan Komando Laut Israel sedang bertugas di wilayah Blokade laut Israel.
Tugas mereka adalah mempatroli wilayah blokade laut dan mengawal ke Ashdod Port semua kapal-kapal asing yang hendak membawa kargo bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Israel menyatakan bahwa negaranya adalah negara yang berdaulat dan untuk itu Israel berhak untuk mempertahankan kedaulatannya dari para agressor yang menumpang kapal-kapal pembawa kargo kemanusiaan untuk Palestina. Dan juga jual rumah misalnya, pihak Israel sudah memblokade jalur laut langsung ke pantai Gaza di Palestina dan mengarahkan semua kapal untuk di inspeksi muatannya sebelum bisa berlabuh di dermaga pantai Israel. Banyak kapal yang tidak mau di inspeksi karena mungkin dari muatannya ada yang bisa mengancam keamanan dan kedaulatan Israel.
Penyerbuan pasukan Komando Israel ke atas Kapal Mavi Marmara di laut Mediterania pada jam 2 Senin pagi 31 Mei 2010.

Menurut saksi mata dari penumpang kapal Mavi Marmara, tentara Israel yang duluan menembak mereka dari atas Helikopter. Yang pasti ditembak dulu dengan Paintball Gun seperti yang di bawah ini:
Inilah jenis Paintball Gun yang digunakan Tentara Angkatan Laut Israel dalam setiap inspeksi yang dilakukannya terhadap kapal-kapal yang mau mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza di perairan internasional. Tentara Komando Israel yang hanya bersenjatakan paintball gun ini pada awalnya terpaksa minta ijin atasan untuk menggunakan handgun mereka untuk menghentikan aksi brutal para aktivis yang terus menerus menyerang mereka beramai-ramai di atas kapal Mavi Marmara.
Inilah Handgun standar perlengkapan para pasukan Komando Israel yang bertugas di wilayah Blokade laut Israel. Handgun semi-otomatis model Jericho 941 ini buatan Israel Weapon Industries.
Rule of Engagement nya kalo di tembak pake Paintball Gun masih nggak mempan, seorang tentara harus mendapatkan ijin terlebih dahulu dari atasannya untuk menggunakan Handgun yang mematikan ini.

Pemerintah Israel mengeluarkan Video clip tentang temuan banyak senjata yang digelapkan di atas kapal Mavi Marmara:


Para aktivis yang kebanyakan orang Turki ini akan di deportasi secepatnya dari Israel.
Senjata tajam sederhana yang ditemukan didalam kapal Mavi Marmara.
Di temukan juga banyak KETAPEL perang dengan Military Grade yang bisa membocorkan kepala orang bila tepat mengenai sasaran. Ketapel ini banyak digunakan pejuang Palestina dalam melawan agressi Israel di daerah Gaza. Pejuang Palestina tentunya banyak yang jago menggunakan Ketapel perang ini. Sangat ampuh melawan tentara Israel bila ahli dalam menggunakannya.
Barang-barang nya yang ditemukan di atas kapal: Baju militer anti peluru, kacamata khusus utk penglihatan malam (nigh-vision googles) dan topeng anti gas air mata.



Dukungan terhadap Israel di depan gedung Konsulat Turki di Los Angeles, USA tgl 1 Juni 2010.

Sepasang suami istri Amerika memprotest aksi kebiadaban Israel di depan White House tgl 1 Juni 2010

Dewan Keamanan PBB mengutuk dengan keras agresi Israel.
Mereka melakukan sidang darurat selama 12 jam pada tgl 1 Juni 2010.

Maaf kalau posting diatas agak kontroversial tapi sebenarnya semuanya berdasarkan data yang di dapat dari berbagai sumber berita internasional.
Terima kasih atas komentarnya semua, baik yang Pro maupun Kontra.
William M.
Freelance copywriter

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar