Labels

Selasa, 01 Juni 2010

AKSI KEJI ISRAEL TERHADAP KAPAL BANTUAN MAVI MARMARA

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Kapal Mavi Marmara berisi bantuan untuk penduduk Gaza diserang tentara Israel di wilayah perairan internasional, sekitar 65 km dari tepi pantai Palestina.

Aksi keji ini diakui pula juru bicara militer Israel, Avital Leibovich, yang mengatakan bahwa serangan itu terjadi di perairan internasional. Dia berkata: “Ini terjadi di perairan di luar wilayah Israel, tapi kami memiliki hak untuk membela diri.”

Pembaca Budiman,

Untuk kesekian kalinya kita menyaksikan kekejaman Israel. Perilaku mereka seolah-olah tidak lagi sebagaimana umumnya manusia bermartabat.

Sebagaimana diberitakan, kapal berbendera Turki itu tidak hanya berisi 10.000 ton bahan bantuan kemanusiaan, seperti obat-obatan, makanan, peralatan rumah sakit, peralatan sekolah, mainan anak-anak, peralatan pemurnian air, bahan konstruksi dan kebutuhan gizi balita.

Tetapi kapal itu juga berisi lebih dari 750 orang dari 40 negara, dari berbagai profesi dan termasuk pula anggota parlemen Israel. Di antara penumpang terdapat perempuan dan anak-anak. Sejauh ini tercatat, 35 anggota parlemen dari 15 negara, 20 jurnalis dari berbagai saluran televisi, diplomat dan mantan perwira Amerika, pemenang hadiah Nobel dan lain-lain.

Bahkan kapal ini pun dikawal beberapa kapal lain yang berukuran lebih kecil yang berasal dari Turki, Yunani dan Inggris.

Inilah pertama kalinya sejak 3 tahun blokade Israel terhadap Gaza dicoba untuk ditembus oleh sebuah kapal yang membawa bantuan kemanusiaan.

Namun semua itu tidak dapat menghentikan nafsu binatang tentara Israel untuk menyerang membabi buta terhadap para penumpang di dalam kapal. Dan setiap kali mereka melakukannya, selalu ada dalih yang dikemukakan, seperti yang dikatakan Avital Leibovich di atas. Bahkan aksi mereka lebih keji dari bajak laut.

Pembenaran terhadap pembunuhan, seolah-olah semua warga Israel memiliki Surat Ijin Membunuh (Licence to Kill).

Hingga tulisan ini dibuat, tercatat sekitar 19 orang syahid dan puluhan lainnya terluka dalam peristiwa keji itu. Meski belum terdapat berita seputar nasib relawan asal Indonesia yang berada di kapal tersebut.

Kita hanya dapat berdoa semoga anggota tim MER-C Indonesia dan relawan lainnya mendapat lindungan Allah SWT.
Amin Ya Robbal Alamin.

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Turunkan para Malaikat-Mu untuk membantu konvoi misi kemanusiaan ke Gaza ini, sebagaimana telah Engkau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza, kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka, menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fisabilillah.

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami. Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu.

Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu.

Ya Hayyu Ya Qayyum,Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim.

(Doa tersebut saya kutip dari blog DiLa di: Baitulmukhlis_ah)

Allahumma firlahum warhamhum waafii wa’fu anhum……

Ya, Allah… andaikan semua negara di dunia berbendera Palestina….

BaNi MusTajaB

Demonstrasi di Turki

sumber:http://gus7.wordpress.com/2010/06/01/aksi-keji-israel-terhadap-kapal-bantuan-mavi-marmara-video/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar