Labels

Selasa, 20 Desember 2011

5 Cara Menghilangkan Perut Buncit

img
Jakarta - Memiliki perut buncit bisa jadi pertanda gaya hidup tak sehat dan menjadikan penampilan kurang menarik. Ada 10 cara untuk membuat perut kembali rata dan kencang seperti dilansir oleh ivillage.

1. Makan Lemak Sehat
 Percaya atau tidak, program diet rendah lemak tidak akan menghilangkan perut buncit. Profesor Mehmet Oz, M.D dari Colombia University mengungkapkan hal tersebut. Yang benar adalah berhenti mengonsumsi nasi putih dan menggantinya dengan roti gandum murni. Makanlah dengan lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun.



2. Turuti Keinginan Tubuh 
img

Studi dari American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa jika seseorang mengikuti apa keinginan tubuhnya saat lapar, ia justru cenderung makan lebih sedikit dalam jangka waktu tertentu. Saat seseorang ngidam makan burger keju, mungkin ia akan makan selama beberapa hari dan kemudian tubuh akan merasa bosan dan mengurangi permintaan akan makanan tersebut. Pastikan porsinya tidak berlebihan.


3. Atur Porsi Makan
img
Studi yang dilakukan Krista Varady, asisten profesor nutrisi di University of Illinois, Chicago menemukan orang yang mengurangi porsi makan hariannya hingga 25%, berat badannya berkurang hingga 30 pounds dalam 8 minggu. Begitupula saat akhir pekan, makan yang terkontrol juga bisa membantu seseorang mengurangi berat badan cukup signifikan.
 4. Sit-Up Tidak Hilangkan Lemak
img
 Sebanyak apapun sit-up yang Anda lakukan, ia tidak akan membasmi lemak di perut. Ia akan menguatkan otot namun lemak sulit terbakar hanya dengan sit-up. Sebaliknya, Anda harus melakukan latihan menyeluruh di otot besar lainnya seperti kaki, bahu, dada dan lainnya agar proses pembakaran lemak lebih maksimal.


 5. Banyak Latihan Kardio
img Jika Anda sudah menguatkan otot besar dengan latihan beban, maka berikutnya bisa mempercepat proses pembakaran lemak dengan latihan kardio. Lari atau aerobik membantu membakar kalori berlebih jika diimbangi dengan membatasi lemak buruk yang dikonsumsi, seperti yang diungkapkan oleh para peneliti di Duke University.











sumber: http://www.wolipop.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar