Labels

Selasa, 20 Desember 2011

Berbagai Macam Jenis Penyakit Nunun

foto
Nunun Nurbaeti saat meninggalkan Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur. Tmp/Amston Probel


Jakarta - Tim dokter Rumah Sakit Polri Soekanto sudah merampungkan pemeriksaan terhadap Nunun Nurbaetie, tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Misteri penyakit sang sosialita ini pelan-pelan terkuak. Bagaimana sebenarnya kondisi istri bekas Wakil Kepala Polri Adang Daradjatun ini?

A. Dokter RS Polri
DIAGNOSIS:
# Nunun mengalami demensia ringan. Demensia adalah penurunan memori pada otak. Demensia berada di atas amnesia. Pada amnesia, terjadi kerusakan di salah satu (dari delapan) domain otak. Sedangkan demensia pada dua atau tiga domain otak.
PENYEBAB: Pernah mengalami stroke.
GEJALA LAIN: Vertigo dan tekanan darah yang labil karena kecemasan yang tinggi.
EFEK: Sulit menyebutkan kembali benda-benda yang pernah disebutkan kepadanya. Dari tiga benda yang disebutkan, hanya satu atau dua yang dapat diingat.

B. Dokter Pribadi
DIAGNOSIS:
# Migrain, vertigo, dan neuropathic pain atau tidak berfungsinya suatu bagian sistem saraf perifer dan sistem saraf pusat di otak.
# Amnesia yang akan berlanjut menjadi demensia tipe alzheimer.

RIWAYAT:
# Dizziness (pening), migrain, dan nyeri anggota badan, terutama tungkai (2006).
# Pada 25 Juni 2009, Nunun mengalami muntah, vertigo, dan lemah anggota gerak kiri. Lalu dikonsultasikan kepada dokter lain. Hasilnya: Memory decline (amnesia), post-stroke, migrain, vertigo (3 November 2009).
# Pada Februari 2010, konsultasi ke dokter di Singapura.

C. Dokter Ahli Saraf
# Demensia ringan: Penurunan memori pada otak.
EFEK: Tetap bisa mengingat, tapi tidak bisa sepenuhnya. Misalnya, hanya mengingat beberapa benda dan tidak bisa menghitung uang.
KESIMPULAN: Bisa disembuhkan, namun tergantung bagian fungsi otak sebelah mana yang terganggu.


M. ANDI PERDANA | RUSMAN PARAQBUEQ | SUKMA

(SUMBER: Keterangan Dokter RS Polri dan Wawancara Silvia Lumempouw, dokter ahli saraf)















sumber: http://www.tempo.co/read/news/2011/12/20/063372659/Berbagai-Versi-Penyakit-Nunun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar