Labels

Selasa, 20 Desember 2011

Ternyata Kim Jong-un Tak Kalah Kejam


foto
Kim Jong-un. AP/Xinhua, Gao Haorong


Presiden Korea Utara, Kim Jong-il telah mangkat karena menderita stroke, diabetes dan jantung, Sabtu 17 Desember 2011. Putra bungsunya, Kim Jong-un akan menggantikannya. Lulusan Sekolah Swiss ini memiliki kecakapan dan kecerdasan sebanding dengan ayahnya. “Dia juga memiliki kekejaman dan akan diperlukan untuk memerintah negara,” kata Chung Young-Tae, analis politik Institut Nasional Unifikasi Korea Senin 19 Desember 2011.

Meski Jong-un sangat muda, namun Jong-il telah membawanya ke dunia politik dengan menempatkannya Wakil Ketua Partai Pekerja Korea, partai penguasa. Dia juga telah diberi pangkat jenderal bintang empat untuk mampu berperan dalam militer. Si junior juga diajak bertandang ke Tiongkok saat Jong-il meminta dukungan politik. Semua dilakukan untuk mematangkan peran putranya. Kim Jong-un, dikabarkan lebih misterius ketimbang ayahnya.

Joao Micaelo, teman sekelas Jong-un di Swiss memaparkan Jong-un saat berusia 16 tahun sangat baik. Ia menggemari olahraga bola basket. Tak hanya itu, ia juga belajar berbicara bahasa Inggris, Jerman dan Prancis. “Ia tidak akan melakukan sesuatu yang buruk. Tapi aku tidak tahu yang terjadi dalam sembilan tahun terakhir,” katanya.

Paman Kim Jong-un, Jang Song Taek bertindak sebagai mentor dalam mengantisipasi transisi lebih mantap kekuasaan. Jong-un juga tampak di podium dalam parade militer pada Oktober lalu. "Itu tanda militer menunjukan loyalitas kepada pengganti Kim Jong-il," kata Kim Yong-hyun, pakar Korea Utara di Universitas Fdongguk Seoul, kemarin.

Berikut ini profil Kim Jong-un

-Lahir: 8 Januari 1984 anak ketiga putra Kim Jong-il.
-Ibu: Ko Young-hui (meninggal 2004). Seorang penari Korea kelahiran Jepang. -Pendidikan: Ambil bagian dalam sekolah internasional di Swiss hingga 1998. Kuliah ilmu militer di Universitas Korea Utara pada 2002-2006.
-Posisi: Pada September 2010, Kim diberi pangkat jenderal bintang empat, menjabat pos senior partai berkuasa, dan bertugas dalam polisi rahasia Korea Utara.
-Suksesi: Mengingat Kim Jong-un (masih) muda, pamannya, Jang Sung-taek, diyakini telah dipercaya berperan sebagai pengganti sementara untuk mengawasi mulusnya transfer kekuasaan.












sumber: http://www.tempo.co/read/news/2011/12/20/118372644/Junior-Kim-Tak-Kalah-Kejam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar